Kamis, 14 Juli 2011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) sambungan keling



PEMERINTAH KOTA BANDUNG


DINAS PENDIDIKAN


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 BANDUNG


VOCATIONAL HIGH SCHOOL 6 BANDUNG


Jalan Soekarno-Hatta (Riung Bandung) Telp. 7563293



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

NAMA SEKOLAH               : SMK NEGERI 6 BANDUNG
KOMPETENSI KEAHLIAN            : TEKNIK PEMESINAN
MATA PELAJARAN            : Dasar kompetensi kejuruan ( dasar kompetensi      kejuruan mesin 1)
KELAS/SEMESTER             : X/2
PERTEMUAN KE-                 : 1
ALOKASI WAKTU              : 2 X @ 45 menit
STANDAR KOMPETENSI  : Menjelaskan dasar kekuatan bahan dan komponen mesin
KOMPETENSI DASAR       : Menjelaskan komponen /elemen mesin
SUB  KOMPETENSI             : Sambungan keling
INDIKATOR                          :
           
A.    Kognitif, level yang hendak dicapai : Pemahaman
1.      Pengetahuan/pemahaman terhadap komponen sambungan mesin dapat dipahami.
a.       Pengertian dari sambungan keling dijelaskan
b.      Konstruksi dari sambungan keling dijelaskan
c.       Jenis-jenis kepala paku keling disebutkan
d.      Perhitungan kekuatan sambungan keling dijelaskan berdasarkan jenis konstruksinya
B.     Psikomotor , level yang diharapkan : respon terbimbing
1.      Persiapan kerja
a.       Perlengkapan pembelajaran disiapkan
-          Buku catatan
-          Alat tulis
-          Lembar kerja
2.      Proses kerja
a.       Perhitungan kekuatan sambungan  keling berdasarkan konstruksinya dilakukan
3.      Produk kerja
a.       Hasil perhitungan kekuatan sambungan keling dilaporkan
4.      Waktu kerja
a.       Persiapan kerja dilakukan dalam waktu yang telah ditentukan
C.  Afektif, level yang hendak dicapai : merespon
a.       Ketentuan dalam menghitung kekuatan sambungan keling berdasarkan konstruksinya ditaati.

I.       Tujuan pembelajaran
Setelah proses pembelajaran, siswa memiliki kemampuan Pengetahuan/pemahaman terhadap komponen sambungan mesin khususnya pada sambungan keling pada tingkat pemahaman, keterampilan  tingkat respon terbimbing, dan memiliki kesadaran tingkat merespon.
II.    Materi pokok pembelajaran
a.       Pengertian sambungan paku keling
b.      Konstruksi sambungan paku keling
c.       Jenis-jenis kepala paku keling
d.      Perhitungan kekuatan sambungan paku keling
III. Metode pembelajaran
a.       Metode ceramah
b.      Metode Tanya jawab
c.       Metode penugasan
IV. Langkah-langkah pembelajaran
A.    Kognitif
a.       Kegiatan awal (10 menit)
1.      Berdoa sebelum proses pembelajaran dimulai
2.      Guru mengecek kehadiran siswa.
3.      Guru membuka pelajaran sambil memberikan pengarahan dan motivasi kepada siswa, kemudian menyuruh siswa untuk memperhatikan dan mempersiapkan peralatan belajar.
b.   Kegiatan inti (30 menit)
1.      Guru memperlihatkan gambar sambungan paku keling. Berdasarkan gambar sambungan paku keling, siswa diminta untuk mendefinisikan pengertian sambungan paku keling yang diperlihatkan menurut pemahaman sendiri berdasarkan gambar sambungan yang ditampilkan.
2.      Guru memperlihatkan gambar macam-macam konstruksi (kampuh) kelingan. Berdasarkan gambar macam-macam konstruksi (kampuh) kelingan, siswa diminta untuk menjelaskan konstruksi sambungan paku keling.
3.      Guru memperlihatkan gambar bentuk kepala paku keling. Berdasarkan gambar bentuk kepala paku keling, siswa diminta untuk menyebutkan jenis-jenis kepala paku keling.
4.      Guru menampilkan gambar konstruksi sambungan keling, siswa diminta untuk memperhatikan. Setelah itu guru memberikan cara perhitungan sambungan keling berdasarkan konstruksinya.
5.      Guru memberikan contoh soal perhitungan sambungan keling, dengan bimbingan guru siswa mengerjakan contoh soal yang diberikan.
c.       Kegiatan penutup (15 menit)
1.      Guru meninjau kembali materi pembelajaran yang telah disampaikan.
2.      Guru memberikan kesempatan bertanya atau memberikan pertanyaan kepada siswa mengenai seluruh materi pelajaran yang telah disampaikan.
3.      Guru memberikan penugasan kepada siswa yang berhubungan dengan materi pembelajaran yang telah disampaikan.
4.      Guru memberikan pengarahan dan informasi tentang materi pembelajaran untuk pertemuan yang akan datang.
5.      Berdo’a untuk mengakhiri kegiatan belajar mengajar
B.     Psikomotor
a.       Kegiatan awal (10 menit)
1.      Guru mengkondisikan siswa
2.      Berdoa sebelum pembelajaran dimulai
3.      Guru mengecek kehadiran siswa
4.      Guru membagikan lembaran kerja pada siswa
b.      Kegiatan inti
1.      Persiapan kerja
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan peralatan belajarnya sebelum pembelajaran dimulai. Siswa mempersiapkan keperluan pembelajaran (5 menit)
2.      Proses kerja
Guru memberikan rumusan cara untuk menghitung kekuatan sambungan keling berdasrkan konstruksinya. Dengan    bimbingan guru, kemudian siswa diminta untuk menghitung kekuatan sambungan keling dari masing-masing konstruksi yang tertera pada lembar kerja
3.      Produk kerja
Dengan bimbingan guru, siswa dapat menghitung kekuatan sambungan keling berdasarkan konstruksinya.
4.      Waktu kerja
Guru memberikan standar waktu pengerjaan dengan waktu yang telah ditentukan sebagai berikut :
1)      Persiapan kerja dilakukan dalam (5 menit)
2)      Menghitung kekuatan sambungan keling berdasarkan konstruksinya masing-masing.. (40 menit)

c.       Kegiatan penutup
1.      Guru melakukan evaluasi berdasarkan lembar kerja  untuk seluruh siswa (15 menit)
2.      Membereskan, dan menyimpan perlengkapan pembelajaran (5 menit)
3.      Guru memberikan gambaran tentang pembelajaran yang telah dilaksanakan sesuai dengan hasil evaluasi  (5 menit)
4.      Berdoa untuk mengakhiri pembelajaran (1 menit)
C.     Afektif
1.      Guru meminta siswa untuk mentaati ketentuan-ketentuan dalam  menghitung kekuatan sambungan berdasrkan konstruksinya masing-masing.
-          Konstruksi paku keling
-          Diameter paku keling
-          Lebar plat
-          Tebal plat
V.    Alat/media dan sumber belajar
A.    Alat/media
1.      Proyektor
2.      Pc
B.     Sumber belajar
1.      Moch. Raffei, Drs., Suarpradja Teja, Ir. (1978). Bagian-bagian Mesin 1 . Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
2.      Solih Rohyana, Drs. (1996). Bagian-bagian Mesin 1 . Bandung: Armico.
VI. Penialaian
1.      Pengamatan
2.      Tertulis
3.      Produk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar